• Inspirasi Manfaat

    Sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain

  • Inspirasi BAIK

    Menjadi BAIK bertindak (Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif)

  • Inspirasi Berdaya

    Mendorong dalam percepatan menuju perbaikan yang jauh lebih baik

  • Inspirasi Membangun

    Menjadi pribadi yang menebarkan kebaikan-kebaikan di tengah masyarakat

  • Inspirasi Mandiri

    Bermodal kemandirian untuk menggapai sukses di masa yang akan datang

Tampilkan postingan dengan label Modal Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modal Usaha. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Oktober 2020

Rumah Zakat Berikan Modal Usaha Peternak Kambing di Salatiga

Modal Usaha: Relawan Inspirasi Rumah Zakat Salatiga, Dwi Pujiyanto menyerahkan bantuan modal usaha ternak kambing secara simbolis kepada Rusmanto di Warak, Jumat (16/10)

Salatiga-Rumah Zakat memberikan bantuan modal usaha bagi peternak kambing yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Masyarakat (Bummas) Warak Berdaya Farm Salatiga, Jumat (16/10). Bantuan diserahkan langsung oleh Relawan Rumah Zakat Salatiga, Dwi Pujiyanto di lokasi kandang komunal kelompok di Warak RT 03 RW 06, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat berharap bantuan yang disalurkan ini dapat mendorong terwujudnya kemandirian usaha bersama. Rumah Zakat akan terus mendampingi penerima manfaat ternak kambing yang dibinanya sejak awal tahun 2020 ini. Dari budidaya ternak ini akan memiliki turunan jenis usaha seperti layanan aqikah, pembuatan pupuk organik dari olahan limbah ternak, dan jual beli daging kambing.

“Insya Allah, kelompok ini memiliki potensi usaha di bidang ternak kambing. Bulan Haji kemarin dengan cara patungan mampu menjual lebih dari tiga puluh kambing dan domba. Kami dari Rumah Zakat akan terus mendampingi secara intens agar usaha ini bisa berkembang menjadi lebih baik. Bahkan, kami dorong untuk membuka usaha turunan yang terintegrasi dengan budidaya ternak kambing yang dikembangkan,” kata Dwi Pujiyanto.

Rusmanto, yang diamanahi Ketua Bummas Warak Berdaya Farm mengatakan sejak dua bulan terakhir ia bersama anggota secara swadaya membuat kandang kambing. Ia mengaku bersyukur tepat saat kandang yang disiapkan dengan kapasitas dua puluh ini jadi dan Rumah Zakat memberikan bantuan. Bantuan modal yang diterima akan segera dibelikan kambing atau domba untuk mengisi kandang. Saat ini sudah ada total sepuluh kambing yang dipelihara, enam bantuan dari Rumah Zakat dan empat dari investor.

“Kebetulan sekali ini, pas sekali bantuan dari Rumah Zakat diberikan saat kandang yang kami siapkan juga sudah jadi. Insya Allah bantuan akan segera kami belikan bakalan kambing atau domba untuk mengisi kandang. Sehingga usaha ternak akan berkembang menjadi lebih baik. Saat ini di kandang yang lama sudah ada sepuluh kambing yang dipelihara dari bantuan Rumah Zakat dan sebagian dari investor,” kata Rusmanto.

Share:

Selasa, 15 September 2020

Rumah Zakat Salurkan Kambing Ternak kepada Ojol di Salatiga



Salatiga-Rumah Zakat, Selasa (25/9) memberikan bantuan satu ekor kambing betina kepada Hermanto (28) warga Warak RT 04 Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Salatiga. Bantuan langsung diberikan oleh Relawan Rumah Zakat, Dwi Pujiyanto yang juga tinggal wilayah Kelurahan Dukuh. Hermanto selaku penerima manfaat merupakan salah satu tukang ojol di Salatiga.


Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bantuan tahap ketiga yang disalurkan dari Rumah Zakat di lingkungan Warak. Sampai hari ini sudah ada enam masyarakat yang menerima masing-masing satu ekor kambing betina. Bantuan diharapkan mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.


"Bulan ini saya menyalurkan bantuan tahap ketiga. Sebelumnya bulan Februari dan Agustus sudah ada 5 ekor kambing yang tersalurkan. Jadi sekarang sudah ada 6 ekor kambing yang dipelihara oleh penerima manfaat. Saya berharap bantuan ini bisa dikembangkan secara keberlanjutan sehingga membantu perekonomian masyarakat," kata Dwi Pujiyanto.


Hermanto menyampaikan terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan bantuan ternak kambing ini. Meskipun sehari-hari ia menjadi tukang Ojol. Setiap hari dia juga rutin mencari rumput untuk pakan ternak milik ayahnya. Jadi, ia sehari-hari membantu ayahnya memelihara hewan ternak milik keluarganya.


"Terima kasih kepada Rumah Zakat atas bantuan ternak kambing ini. Alhamdulillah, bisa menambah hewan ternak di kandang saya. Semoga kambing ini bisa berkembang menjadi banyak. Sehingga akan bermanfaat buat saya dan keluarga," kata Hermanto.


Share:

Kamis, 13 Agustus 2020

Peringati Harnas UMKM, Rumah Zakat Salurkan Bantuan Modal Usaha

Dwi Pujiyanto, Fasilitator Rumah Zakat memberikan bantuan modal usaha ternak kambing kepada Andi Rahmanto, salah satu anggota kelompok tani Catur Manunggal Salatiga, Rabu (12/8)

Salatiga-Rumah Zakat memberikan bantuan modal usaha bagi peternak kambing di Dusun Warak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Pemberian bantuan ini  bertepatan dengan Hari Nasional UMKM, Rabu (12/8).

Dwi Pujiyanto, fasilitator Rumah Zakat mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan kepada anggota Kelompok Tani Catur Manunggal ini merupakan bantuan tahap kedua. Bantuan tahap pertama telah disalurkan bulan Februari 2020 lalu. Di Harnas UMKM ini diharapkan para penerima manfaat termotivasi untuk lebih maju dan berkembang.

“Iya, di Harnas UMKM ini, kami menyalurkan bantuan modal usaha kepada anggota Kelompok Tani Catur Manunggal di Warak. Bantuan modal nanti akan diwujudkan kambing ternak. Ada dua penerima manfaat pada kesempatan ini. Kami berharap di masa Pandemi Covid-19 ini, para penerima manfaat bisa tetap eksis dan lebih maju,” kata Dwi Pujiyanto.

Andi Rahmanto, salah satu penerima manfaat mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan bantuan modal usaha ini. Andi yang biasanya berjualan di kantin sebuah SMA di Kecamatan Getasan ini sudah libur hampir enam bulan lantaran Pandemi Covid-19. Ia bersyukur atas bantuan ini dan akan mengembangkan usaha ternak kambing ini.

“Saya selaku penerima manfaat mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat atas bantuan modal usaha buat saya. Terima kasih juga kepada para donatur atas kepeduliannya kepada kami. Usaha saya berjualan di kantin sekolah sudah libur lama hampir enam bulan karena ada corona,” kata Andi Rahmanto.

Share:

Kamis, 23 Juli 2020

Binaan Rumah Zakat Patungan Modal Usaha, Sediakan Hewan Kurban


Fasilitator Rumah Zakat mengunjungi kandang ternak kambing binaan Rumah Zakat yang menyediakan hewan kurban di Warak Salatiga, Rabu (22/7)
Salatiga-Salah satu penerima manfaat bantuan ekonomi Rumah Zakat di Desa Berdaya Dukuh, Trimo Wahyudi menyediakan kambing kurban. Stok kambing dan domba untuk persediaan ibadah kurban diadakan dengan cara patungan modal usaha beberapa orang.

Rabu (22/7) kemarin, Dwi Pujiyanto (32), Fasilitator Rumah Zakat mengunjungi kandang ternak kambing dan domba di Warak RT 04 RW 06, Dukuh, Sidomukti, Kota Salatiga. Dari kunjungan tersebut ia memperoleh informasi bahwa meskipun di masa Pandemi Covid-19, permintaan kurban masih lumayan tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Karena rata-rata masyarakat sudah memiliki tabungan kurban.

"Alhamdulillah, karena dorongan dan kesepakatan bersama. Di tahun ini para binaan Rumah Zakat menyediakan kambing dan domba untuk ibadah kurban dengan cara patungan modal usaha," kata Dwi Pujiyanto.

Menurut Trimo Wahyudi, salah satu penggagas peluang usaha hewan kurban ini mengatakan sejauh ini sudah ada sekitar 30an kambing dan domba di kandang. Kambing kurban dibanderol harga antara Rp2,5 juta hingga Rp3,75 juta. Sejak satu bulan terakhir secara bersama-sama kami mencari rumput sebanyak enam ikat setiap harinya. Untuk kebutuhan ternak.

"Alhamdulillah, ini di kandang sudah ada 32 kambing dan domba. Sebagian besar sudah dipesan oleh orang untuk disembelih pada hari Raya Idul Adha nanti. Harga hewan kurban yang kami sediakan berkisar Rp 2,5 juta hingga Rp 3,75 juta," kata Trimo Wahyudi.

Ia menambahkan bahwa harga hewan kurban tersebut sudah termasuk biaya pemeliharaan dan ongkos kirim. Kambing akan dikirim H-1 hari Raya Idul Adha atau sesuai permintaan dari para pembeli. Ia berharap peluang usaha ini menjadi solusi ekonomi keluarga akibat dampak dari Pandemi Covid-19 yang masih dirasakan hingga sekarang.

#desaberdayadukuh
#salatigasmart
#ternakberdaya
#poktancaturmanunggal
#rumahzakat
#desaberdaya
Share:

Rabu, 08 Juli 2020

Kambing Bantuan dari Rumah Zakat Beranak, Trimo: Ini Berkah di Tengah Wabah

Trimo Wahyudi, penerima bantuan ternak kambing dari Rumah Zakat menggendong dua anak kambing yang baru saja lahir, Selasa (7/7/2020) di kandangnya di Warak, Dukuh, Sidomukti, Kota Salatiga.
Salatiga-Selasa kemarin (7/7/2020) menjadi berkah tersendiri bagi Trimo Wahyudi, Penerima Bantuan Kambing dari Rumah Zakat. Pasalnya kambing yang ia terima bulan Februari 2020 lalu, kemarin beranak dua ekor.

Trimo Wahyudi mengatakan bersyukur kambingnya beranak dua. Baginya ini merupakan berkah di tengah wabah. Ia sangat berterima kasih kepada Fasilitator Rumah Zakat yang memberikan bantuan dan mendampingi secara intensif.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kambing bantuan dari Rumah Zakat beranak dua. Ini betul-betul berkah dari Allah SWT di tengah wabah Covid-19 yang belum usai. Sekali lagi terima kasih kepada Ustadz Dwi yang secara intensif memberikan pembinaan kepada kami," kata Trimo Wahyudi.

Hal yang sama dirasakan oleh Fasilitator Rumah Zakat, Dwi Pujiyanto. Ia juga sangat senang ketika kemarin mendapatkan pesan WhatsApp dari Trimo Wahyudi menginformasikan bahwa kambingnya beranak. Ia mendoakan semoga ke depan semakin bertambah dan berkembang sehingga semakin bermanfaat.

"Pagi menjelang siang saya mendapatkan pesan WhatsApp dari Pak Trimo yang mengabarkan kambingnya beranak. Saya ikut senang. Semoga ke depan bantuan ternak dari Rumah Zakat semakin berkembang dan lebih dirasakan manfaatnya," kata Dwi Pujiyanto.
Share:

Minggu, 17 Maret 2019

Pernah Jadi Kuli Bangunan, Wisanggeni Kini Tekuni Melukis

Serahkan Bantuan: Fasilitator Rumah Zakat, Dwi Pujiyanto menyerahkan secara simbolis bantuan modal usaha untuk Wisanggeni didampingi istri yang menekuni usaha lukis.
Salatiga-Rumah Zakat pada hari Selasa (19/2/2019) kemarin memberikan bantuan modal usaha kepada Wisanggeni (52) yang tinggal di rumah kontrakannya di RT 03 RW 09 Perum Griya Dukuh Asri, Salatiga. Wisanggeni merupakan seorang yang terlahir dari keluarga nonmuslim namun sejak usianya 25 tahun ia memutuskan untuk memeluk agama Islam. Sejak sekolah di bangku SMA, ia sudah terbiasa mandiri. Karena ia menyadari saudara kandungnya banyak, maka ia tidak ingin membebani orang tuanya. Sejak di bangku SMA ia sudah bekerja dengan melukis poster. Bakat melukis merupakan turunan dari ayahnya yang juga melukis.

“Saya mualaf Pak Dwi, tapi saat itu belum sholat. Baru setelah saya menikah dengan istri saya ini. Saya belajar islam, belajar membaca Alquran, dan melaksanakan shalat. Kalau bakat melukis yang saya miliki ini turunan dari ayah saya. Sejak di bangku SMA saya sudah biasa mandiri, tidak ingin membebani orang tua,” kata Wisanggeni mengisahkan masa lalunya.

Ia menambahkan pernah juga bekerja sebagai kuli bangunan, buruh pabrik di Solo, pernah juga bekerja di warung makan.  Baru mulai tahun 1992, saya menekuni melukis tapi belum bisa sukses karena terkendala modal dan pemasaran. Saya juga pernah tinggal di Bali selama 5 tahun. Tapi saya putuskan pulang kembali ke Salatiga. “Saya asli Salatiga, sedangkan istri dari Jember. Terima kasih kepada Pak Dwi. Sekarang ini baru saya merasakan betul, saya sebagai muslim ditolong oleh orang muslim yang baik seperti Pak Dwi dari Rumah Zakat. Jujur saya memang sering pinjam uang ke tetangga karena usahanya tidak mesti,” terang Wisanggeni.

Sejak satu tahun ini, Wisanggeni mendapatkan bantuan dan pembinaan dari Rumah Zakat melalui Relawan Inspirasi Rumah Zakat di Desa Berdaya Dukuh, Dwi Pujiyanto. Ini untuk kali kedua Rumah Zakat memberikan bantuan modal untuk Wisanggeni. Pada bulan Februari 2019 ini ia menerima  bantuan modal sebesar satu juta rupiah. Wisanggeni dan keluarga sampai sekarang masih tinggal di rumah kontrakkan sehingga setiap tahun harus membayar uang sewa untuk rumah kontrakkannya. Istrinya hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga. Beliau memiliki dua anak, yang anak pertama sudah mendapat beasiswa dari perusahaan kuliah di Jakarta, sedang yang kedua masih sekolah di bangku SD.

“Keluarga Pak Wisang ini memang membutuhkan bantuan. Apalagi tempat tinggal beliau ini masih mengontrak. Kami dari Rumah Zakat berharap ke depan Pak Wisang dan keluarga bisa lebih baik lagi. Biasanya bayangan orang kalau pelukis itu orang yang kaya, namun itu belum bagi keluarga Pak Wisang. Semoga ke depan beliau dan keluarga bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” kata Dwi Pujiyanto Relawan Inspirasi Rumah Zakat.
Share:

Selasa, 27 November 2018

Rumah Zakat Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada KUBE UMMI

Dwi Pujiyanto, Relawan Inspirasi Rumah Zakat menyerahkan bantuan modal usaha kepada Amalun Sholihah, Bendahara Kelompok Usaha Bersama (KUBE) UMMI yang dibentuk Rumah Zakat

Salatiga-Rumah Zakat kembali menyalurkan pemberian bantuan modal usaha bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) UMMI di RW 09 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu (24/11). Pemberian modal usaha sebanyak Rp750 ribu diserahkan langsung oleh Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Dwi Pujiyanto kepada bendahara KUBE UMMI, Amalun Sholihah.
KUBE UMMI merupakan kelompok usaha yang beranggotakan dari ibu-ibu jamaah pengajian yang saat ini bergerak di bidang pinjaman bergulir dan catering. KUBE UMMI sendiri terbentuk atas inisiasi dari Relawan Inspirasi Rumah Zakat untuk meningkatkan kemandirian usaha dan kesejahteraan peserta pengajian binaan Rumah Zakat.
Dwi Pujiyanto mengatakan bahwa ia telah menginisiasi program kemandirian berupa pinjaman modal usaha bergulir bagi pelaku usaha kecil dan pembentukan KUBE yang diberi nama KUBE UMMI. Untuk pinjaman modal usaha bergulir sudah berjalan sekitar satu tahun kemudian mulai bulan kemarin terbentuk KUBE UMMI yang bergerak di bidang catering. Kami berharap dengan terbentuknya beberapa kelompok usaha tersebut dapat meningkatkan gairah perekonomian khususnya di Kelurahan Dukuh, khususnya lagi bagi kaum ibu-ibu rumah tangga.
“Rumah Zakat telah menghimpun masyarakat dan membentuk beberapa usaha diantaranya Pinjaman Modal Usaha Bergulir dan KUBE yang bergerak di bidang catering. Alhamdulillah para ibu-ibu khususnya sangat antusias dengan program tersebut. Kami berharap dengan program tersebut dapat meningkatkan kemandirian masyarakat dalam usaha dan juga meningkatkan gairah perekonomian di Kelurahan Dukuh,” kata Dwi Pujiyanto.
Amalun Sholihah, bendahara KUBE UMMI yang mewakili anggota yang lain mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan tambahan modal usaha. Ia mengatakan bahwa beberapa kali KUBE yang dibentuk Rumah Zakat sudah mendapatkan pesanan snack dan makan untuk kegiatan rapat dari beberapa lembaga. Semoga ke depan bisa meningkat lagi usahanya.
“Terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan bantuan modal usaha. Alhamdulillah, kami juga suda mendapatkan pesanan snack dan catering dari beberapa lembaga. Dengan bantuan ini semoga ke depan usaha yang dirintis bersama Rumah Zakat ini bisa lebih berkembang,” kata Amalun Sholihah.

Share:

Kang Dwi I Inspirasi Indonesia

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini