• Inspirasi Manfaat

    Sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain

  • Inspirasi BAIK

    Menjadi BAIK bertindak (Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif)

  • Inspirasi Berdaya

    Mendorong dalam percepatan menuju perbaikan yang jauh lebih baik

  • Inspirasi Membangun

    Menjadi pribadi yang menebarkan kebaikan-kebaikan di tengah masyarakat

  • Inspirasi Mandiri

    Bermodal kemandirian untuk menggapai sukses di masa yang akan datang

Jumat, 18 Desember 2020

Sosialisasikan Kesetiakawanan Sosial, Ida Nurul Farida Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian di Era Pandemi

Ida Nurul Farida, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah saat menyampaikan Penyuluhan Kesetiakawanan Sosial di hadapan perangkat desa Butuh, Ketua RW, dan Ketua RT, Kamis (17/12) di Komplek Ponpes Sabilul Khoirot Tengaran.

Tengaran-Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Penyuluhan Sosialisasi dalam rangka Peningkatan Kualitas Tanggungjawab dan Kesetiakawanan Sosial, Kamis (17/12) di Aula Zainal Mahmud Center, Komplek Ponpes Sabilul Khoirot Tengaran. Selaku narasumber yaitu Ida Nurul Farida, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Sri Sunarringsih Rismonowati dari Dinas Sosial Kabupaten Semarang. 


Dalam paparannya di hadapan Perangkat Desa Butuh, Ketua RW, dan Ketua RT, Ida Nurul Farida mengajak untuk menjaga semangat gotong royong dan saling membantu di antara warga. Lebih-lebih jika ada warga yang harus menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19 atau kontak erat dengan warga terpapar. 


"Kami mengajak kepada bapak-ibu pemangku wilayah untuk mengajak masyarakat agar saling tolong-menolongdi era Pandemi Covid-19 ini. Dengan semangat gotong royong InsyaAllah kita bisa melewati Pandemi Covid-19 ini dengan baik. Mari terus jaga imunitas dan disiplin protokol kesehatan," kata Ida Nurul Farida.


Sedangkan, Sri Sunarringsih Rismonowati dari Dinas Sosial Kabupaten Semarang berpesan kepada peserta untuk mengusulkan warga yang miskin yang tinggal di wilayahnya agar mendapatkan bantuan. Karena kalau tidak diusulkan, mustahil bisa dapat. Ia juga berpesan kepada Ketua RT untuk tidak deskriminasi dalam pengusulan. Semua warga yang layak diusulkan untuk diusulkan melalui operator desa.


"Saya sering turun langsung ke masyarakat sehingga tahu permasalahan di masyarakat. Silakan kalau ada warga di sekitar Bapak-Ibu yang benar-benar membutuhkan diusulkan saja lewat saya. Misal ada yang butuh alat pendengaran, kursi roda, silakan diusulkan, InsyaAllah akan kami programkan. Juga kepada pak RT, pak RW, Pak Lurah untuk tidak deskriminasi kepada warga dalam pengusulan bantuan. Mohon semua yang membutuhkan diusulkan," kata Wati panggilan akrab Sri Sunarringsih Rismonowati, Bidang Pemberdayaan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Semarang.


Acara ini juga dihadiri dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah juga Muh. Haris, Wakil Walikota Salatiga yang juga istri dari Ida Nurul Farida. Setelah paparan materi dilanjutkan dengan tanya jawab. Karena masa Pandemi Covid-19, para peserta yang hadir menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan saat mengikuti kegiatan tersebut.

Share:

Selasa, 15 Desember 2020

Soal Remidi Bahasa Inggris

 Berikut Soal Remidi







Share:

Senin, 14 Desember 2020

Subuh Berjamaah Sarana Memperdalam Pengetahuan Agama

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat sedang memberikan ceramah keislaman di hadapan para jamaah usai melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid Al-Ikhlas Warak, Minggu (13/12).

Salatiga-Relawan Rumah Zakat Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Dwi Pujiyanto (32) memberikan ceramah pada acara Subuh  Berjamaah di Masjid Al-Ikhlas Warak, Minggu (13/12). Kegiatan tersebut sudah berjalan sekitar dua tahun. Selain sebagai syiar agama Islam di lingkungan tersebut, kegiatan ini juga sebagai sarana untuk memperdalam pengetahuan agama Islam bagi jamaah.


Dwi Pujiyanto mengatakan bahwa kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah diisi dengan berbagai kegiatan. Diawali dengan shalat subuh berjamaah, dzikir dan doa bersama, kajian keislaman, shalat Sunnah Isyraq, dan sarapan bersama. 


"Subuh Berjamaah di sini tidak hanya shalat subuh berjamaah saja melainkan ada kajian keislaman dan sarapan bersama. Menu yang disajikan dalam kegiatan tersebut berbeda-beda. Kadang soto, bubur ayam, nasi urab, dan lain-lain. Dengan kegiatan ini juga menumbuhkan semangat berbagi dan bersedekah para jamaah," kata Dwi Pujiyanto.


Trimo Wahyudi, Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas mengatakan bahwa masyarakat bersyukur bisa diadakan subuh berjamaah bersama Rumah Zakat. Masyarakat senang bisa mendapatkan siraman rohani secara rutin. Sehingga wawasan keislaman para jamaah meningkat. Terbukti sekarang semangat untuk bersedekah dan berzakat juga meningkat dibanding sebelumnya.


"Alhamdulillah, masyarakat sangat senang. Bisa belajar tentang pengetahuan agama. Maklum wawasan keislaman para jamaah masih minim baik itu tentang pengetahuan aqidah, ibadah, fiqh, dan kemampuan membaca Alquran. Sehingga dengan kegiatan ini bisa menjadi sarana untuk belajar," kata Trimo Wahyudi.


#desberDukuh

#dwipujiyanto

#rumahzakat

Share:

Jumat, 04 Desember 2020

Kisi-Kisi PAS Mapel Bahasa Inggris Kelas VII Semester I Masa Pandemi Covid-19

 


Assalamu'alikum wr.wb.,

Selamat pagi anak-anak hebat. Berikut ini Ustadz lampirkan Kisi-kisi Penilaian Akhir Semester (PAS) Satu (1) Masa Pandemi Covid-19.

Silakan anak-anak bisa mengunduh kisi-kisi tersebut di sini.


DOWNLOAD

Selamat belajar. Semoga meraih hasil yang terbaik. Aamiin

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Share:

Sabtu, 17 Oktober 2020

Bummas Warak Berdaya Farm Siapkan Kandang Kambing

Siapkan Kandang: Salah satu penerima manfaat Rumah Zakat tampak sedang menyelesaikan pengerjaan pembuatan kandang ternak kambing, Minggu (11/10).

Salatiga-Badan Usaha Milik Masyarakat (Bummas) Warak Berdaya Farm yang fokus pada budidaya ternak kambing dan domba sedang menyiapkan kandang. Bummas yang dibentuk oleh Relawan Rumah Zakat Desa Berdaya Dukuh, Dwi Pujiyanto bersama enam penerima manfaat yang beralamat di Dusun Warak RT 04 RW 06 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Dwi Pujiyanto, Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Minggu (11/10) mengatakan bahwa penerima manfaat dari Rumah Zakat sedang mendirikan kandang penggemukan untuk kambing dan domba. Kandang ini nantinya bisa menampung 20 ekor kambing atau domba. Kandang ini didirikan di lahan perkebunan milik salah satu penerima manfaat, yaitu Bapak Rusmanto. Biaya pembuatan kandang ini merupakan swadaya dari anggota Bummas dan keuntungan dari usaha jual beli kambing kurban yang lalu.

“Ini teman-teman penerima manfaat baru menyiapkan kandang dengan kapasitas 20 ekor kambing atau domba. Teman-teman ini alhamdulilah semangat. Mereka secara swadaya mendirikan kandang kambing ini. Ada yang penerima manfaat merelakan lahan dan kayunya untuk bahan mendirikan kandang. Ada yang menyumbangkan tenaganya dan ada juga yang menyumbangkan sebagian rezekinya untuk mewujudkan kandang ini. Sebagian juga dari keuntungan jual beli kambing kurban yang lalu,” kata Dwi Pujiyanto.

Rusmanto, penerima manfaat yang merelakan lahannya untuk digarap dan didirikan kandang mengatakan ikhlas apabila dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok. Apalagi anggotanya orang-orang muslim yang harapannya bisa memakmurkan masjid. Selama ini lahan miliknya disewakan orang lain, namun selama belasan tahun tidak menghasilkan karena tidak digarap dengan serius.

“Insyaallah kami ikhlas, kebun kami dimanfaatkan oleh kelompok untuk kemaslahatan bersama. Intinya saya juga semangat kalau teman-teman selalu semangat untuk maju. Sebelumnya memang kebun kami ini digarap oleh orang lain, namun kurang produktif. Karena pengelola sebelumnya kurang serius menggarap lahan ini. Sejak dikelola oleh teman-teman Bummas sudah tampak kemajuannya. Sudah ada tanaman ubi madu, rumput odot, dan sekarang didirikan kandang ternak. Semoga bisa istikomah dan terus maju berkembang,” tutur Rusmanto.

Share:

Mengaji dan Diskusi Pengembangan Bummas Warak Berdaya Farm

Kajian Rutin: Relawan Rumah Zakat, Dwi Pujiyanto bersama penerima manfaat Rumah Zakat mengadakan kegiatan mengaji rutin di rumahnya, Senin (12/10).

Salatiga-Relawan Inspirasi Desa Berdaya Dukuh, Kota Salatiga, Dwi Pujiyanto mengumpulkan anggota Badan Usaha Milik Masyarakat (Bummas) binaan Rumah Zakat di rumahnya, Senin (12/10). Nama dari Bummas tersebut ialah Warak Berdaya Farm. Unit usaha ini fokus di bidang peternakan kambing.

Pertemuan ini rutin dilaksanakan setiap Senin malam ba'da isya. Kegiatan yang diikuti oleh enam anggota ini diisi dengan membaca Alquran, mendengarkan tausiyah, dan berdiskusi perihal pengembangan usaha.

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat mengatakan bahwa kegiatan ini wajib bagi penerima manfaat yang menerima bantuan modal usaha ternak kambing dari Rumah Zakat. Karena dengan kegiatan rutin ini bisa menambah wawasan keislaman dan koordinasi rutin perkembangan usaha bersama ini. 

"Jadi setiap penerima manfaat dari Rumah Zakat wajib mengikuti kegiatan rutin pekanan ini. Dari sinilah silaturrahim akan terus terjalin. Yang terpenting juga perkembangan usaha Bummas bisa dibicarakan dan dimonitoring secara rutin. Sehingga harapannya Bummas bisa berkembang dan memberikan dampak yang signifikan kepada masyarakat," kata Dwi Pujiyanto.

Andi Rahmanto, salah satu anggota Bummas mengaku senang bisa bergabung dalam kelompok ini. Rumah Zakat memberikan bantuan kepada masyarakat tidak sekadar membantu. Tetapi ada pembinaan rutin baik dari aspek keislaman maupun usaha. 

"Senang perasaannya bisa bergabung di kelompok Bummas ini. Di Rumah Zakat ini tidak hanya membantu saja kemudian terserah Anda. Tetapi kita juga dibina, didampingi, bahkan diajari materi keislaman dan meningkatkan usaha," kata Andi Rahmanto.

Bummas Warak Berdaya Farm yang konsen dalam usaha jual beli kambing beralamat di Warak RT 04 RW 06 Warak Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga. Momentum Idul Adha kemarin, Bummas ini berhasil menjual 36 kambing dan domba dengan omset seratusan juta rupiah.

Share:

Petani Binaan Rumah Zakat Terima Bantuan Dana Pengadaan Tandor Air

Bantuan Tandon Air: Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat menyerahkans secaras simbolis bantuan untuk pengadaan tandon air bagi petani di Salatiga, Jumat (16/10).

Salatiga-Trimo Wahyudi, Petani binaan Rumah Zakat di Kota Salatiga menerima bantuan dana untuk pengadaan tandon air, Jumat (16/10) guna mendukung pertaniannya. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Relawan Rumah Zakat di kebun yang beralamat di Warak RT 03 RW 06 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Trimo Wahyudi sebagai petani sangat berterima kasih atas bantuan dari Rumah Zakat tersebut. Pasalnya sejak awal musim kemarau yang lalu tanaman miliknya kekurangan air. Ia mengambil air dengan cara menyalur dari rumah warga yang terdekat dengan selang air. Maklum, lahan area yang digarap merupakan lahan perkebunan. Dengan adanya tandon air harapannya dapat lebih hemat dalam penggunaan air bagi pertanian.

“Terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan bantuan kepada kami untuk pengadaan tandon air. Semoga setelah adanya tandon air ini ke depan pasokan air akan lebih terjaga. Selain itu juga bisa lebih hemat,” kata Trimo Wahyudi.

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat yang mendampingi dan memberikan pembinaan kepada petani tersebut berharap bantuan ini bisa menjadi solusi untuk petani di kampung Warak. Sejak beberapa bulan lalu, petani binaannya ini menanam ubi madu. Diperkirakan awal bulan November nanti ubi yang ditanam akan dipanen meskipun sedikit. Semoga lebih bersemangat lagi untuk bercocok tanam sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat.

“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap petani di sini mendapatkan solusi untuk memenuhi pasokan air guna mengairi tanamannya. Kalau tidak ada hambatan, awal November nanti akan memanen tanaman ubi meskipun sedikit. Saya juga memberi masukan di awal musim penghujan nanti untuk menanam jagung. Sehingga bisa terus bersambung dan lahan semakin produktif,” kata Dwi Pujiyanto.

Share:

Kang Dwi I Inspirasi Indonesia

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini