• Inspirasi Manfaat

    Sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain

  • Inspirasi BAIK

    Menjadi BAIK bertindak (Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif)

  • Inspirasi Berdaya

    Mendorong dalam percepatan menuju perbaikan yang jauh lebih baik

  • Inspirasi Membangun

    Menjadi pribadi yang menebarkan kebaikan-kebaikan di tengah masyarakat

  • Inspirasi Mandiri

    Bermodal kemandirian untuk menggapai sukses di masa yang akan datang

Rabu, 07 Maret 2018

Cegah Kenakalan Remaja, Rumah Zakat Giatkan Pembinaan Karakter bagi Remaja



Sejumlah remaja usia SMP dan SMA menyimak materi wawasan keislaman dan pendidikan karakter dari Dwi Pujiyanto, Relawan Inspirasi Rumah Zakat Kota Salatiga, Ahad (4/3/2018)
Salatiga-Maraknya berbagai kenakalan remaja akhir-akhir ini membuat para aktivis yang peduli remaja prihatin dan resah dengan generasi bangsa saat ini. Sejumlah lembaga atau individu melakukan bermacam-macam cara untuk menanggulangi hal tersebut. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Dwi Pujiyanto, Relawan Inspirasi Rumah Zakat yang ditugaskan di Kelurahan Dukuh, Kota Salatiga, Jawa Tengah. Ia menggulirkan berbagai program pembinaan karakter bagi remaja dalam rangka untuk membentengi mereka dari pengaruh kenakalan remaja yang semakin memprihatinkan.
Minggu (4/3/2018) kemarin di rumahnya yang beralamat di Jalan Sumantri Raya No. 14 berkumpul puluhan remaja putra usia SMP dan SMA untuk mendapatkan pembinaan karakter dan akhlak islami dari dirinya. Program pembinaan karakter  ini dilaksanakan rutin setiap hari Minggu. Para remaja diajarkan tentang pengetahuan agama Islam, membaca Al-Qur’an, dan pendidikan karakter.
“Untuk membentengi para remaja dari pengaruh kenakalan remaja yang semakin marak. Kami berinisiasi menyelenggarakan program pembinaan karakter bagi remaja. Yang sebenarnya sudah berjalan sekitar dua tahun. Alhamdulillah ada hasilnya. Mereka yang mengikuti pembinaan karakter ini aktif menunaikan shalat berjamaah di masjid. Sehingga masjid di tempat kami lebih makmur,” kata Dwi Pujiyanto.
Ia menambahkan selain belajar wawasan keislaman, program pembinaan karakter bagi remaja dilakukan dengan berbagai variasi kegiatan, seperti bakar jagung bareng, bermain basket bareng, membagikan nasi bungkus kepada dhuafa, dan belajar bersama.

Share:

Rabu, 21 Februari 2018

Pasca Libur Semester, Program Tahsin Al-Quran bagi Mahasiswi Berjalan Kembali

Relawan Inspirasi Yayasan Desa Berdaya sedang memberikan penilaian terhadap para mahasiswi yang mengikuti program Tahsin Al-Quran di Wisma Safira, Rabu malam (21/2).
Salatiga-Relawan Inspirasi Yayasan Desa Berdaya, Dwi Pujiyanto kembali melanjutkan program tahsin Al-Quran yang menyasar sejumlah mahasiswi, Rabu (21/2) pasca liburan semester perkuliahan. Rata-rata mereka dari luar Kota Salatiga. Sehingga pada masa libur semester yang hampir dua bulan, mereka habiskan waktu di kampung halaman.
Program pendalaman membaca Al-Quran ini merupakan permintaan dari sebanyak 11 mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga yang mereka menyewa sebuah rumah di daerah Jalan Kasuari Sidomukti, Salatiga untuk ditempati sebagai wisma. Untuk mengisi kegiatan pada malam hari, mereka mendatangkan beberapa narasumber untuk memberikan tambahan wawasan keagamaan, salah satunya program tahsin Al-Quran.
Dwi Pujiyanto, Relawan Inspirasi Yayasan Desa Berdaya mengatakan bahwa para mahasiswi yang tinggal di Wisma Safira meminta untuk diadakan program tahsin Al-Quran ini bukan berarti mereka belum bisa membaca Al-Quran. Pada dasarnya mereka semua sudah bisa membaca Al-Quran. Namun memang masih perlu adanya pembenahan dari aspek makharijul huruf (keluarnya huruf), bacaan panjang, bacaan dengung, dan yang lainnya. Mereka selalu bersemangat, tidak enggan untuk mengulangi belajar dari huruf-huruf hijaiyah.
“Program tahsin Al-Quran ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas membaca Al-Quran para mahasiswi yang tinggal di wisma. Pada dasarnya mereka sudah bisa baca Al-Quran namun masih perlu dibenahi dan ditingkatkan,” kata Dwi Pujiyanto.
Dalam pembelajaran tahsin Al-Quran ini, Dwi Pujiyanto menggunakan metode pembelajaran Al-Quran metode UMMI. Ia sendiri sudah mengikuti program tahsin dari UMMI Foundation Surabaya dan mendapatkan lisensi atau sertifikasi sebagai guru Al-Quran. 
Share:

Selasa, 06 Februari 2018

Meraih Keberkahan Hidup

Ustadz Dwi Pujiyanto menyampaikan pengajian di hadapan puluhan ibu-ibu majelis taklim Masjid Nurul Islam Perumahan Griya Dukuh Asri Salatiga, Minggu (4/2/2018).

Salatiga-Seperti biasanya setiap hari Minggu pekan pertama, puluhan ibu-ibu duduk berputar di dalam Masjid Nurul Islam untuk mengikuti majelis taklim. Minggu kemarin (4/2/2018) giliran Ustadz Dwi Pujiyanto, Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat Kelurahan Dukuh, Kota Salatiga menyampaikan materi pengajian.
Kali ini materi yang disampaikan oleh Ustadz Dwi Pujiyanto mengambil tema Keberkahan Hidup. Puluhan ibu-ibu majelis taklim Nurul Islam RW 09 Kelurahan Dukuh yang rata-rata berusia di atas 35 tahun menyimak dengan saksama kajian sore itu.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Dwi Pujiyanto menyampaikan alwaqtu huwal hayah, yang artinya waktu adalah kehidupan. Waktu sama berharganya dengan kehidupan. Dengan waktu yang terbatas itu, manusia dituntut untuk menunjukkan kualitas dirinya di hadapan Allah. Yang terpenting bukan lama atau sebentarnya waktu kita, tetapi pada keberkahan hidup yang harus diraih.
Para jamaah nampak menyimak dengan saksama pengajian
dari Ustadz Dwi Pujiyanto
“Hidup yang hanya sekali di dunia ini, kita dituntut oleh Allah meraih keberkahan hidup. Berkah artinya ziyadatul khoir, yaitu bertambah kebaikannya. Manakala setiap apapun yang kita hadapi, setiap apapun yang kita miliki, dan setiap apapun yang kita lakukan semakin mendorong kita untuk melakukan kebaikan, maka itulah keberkahan hidup,” kata Ustadz Dwi Pujiyanto.
Di akhir pengajian, ada dua jamaah yang minta didoakan karena dalam waktu dekat akan melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci, Mekkah. Seluruh jamaah pun mengamini doa yang dipimpin oleh Ustadz Dwi Pujiyanto. “Jangan lupa panggil kami, doakan kami dari sana, ya, Bu,” pinta Ustadz Dwi Pujiyanto kepada jamaah yang akan menunaikan ibadah umroh.
Share:

Minggu, 04 Februari 2018

Kembali, Rumah Zakat Bagikan Nasi Bungkus Gratis

Dwi Pujiyanto, Relawan Inspirasi Rumah Zakat memberikan nasi bungkus gratis kepada tukang becak yang sedang menunggu pelanggan di Jalan Jendral Sudirman Salatiga, Minggu (4/2/2018).
Salatiga, rumahzakat.org-Rumah Zakat melalui Relawan Inspirasi Kelurahan Dukuh bersinergi dengan Remaja Masjid Nurul Islam Perumahan Griya Dukuh Asri Salatiga membagikan nasi bungkus gratis kepada para dhuafa, Minggu (4/2/2018). Sebanyak 50 nasi bungkus terbagi dalam waktu yang tidak lama. Para remaja masjid berboncengan dengan kendaraan bermotor mereka berkeliling di jalan-jalan kota dan desa.
Dwi Pujiyanto, Relawan Inspirasi Rumah Zakat sekaligus koordinator kegiatan gerakan Menebar Nasi Bungkus (Menabung) Gratis mengatakan bahwa nasi bungkus ini menyasar para dhuafa yang masih memiliki kemauan untuk berusaha menjemput rizki, seperti pemulung, tukang becak, pemungut sampah, dan lain-lain.
“Nasi bungkus yang kita siapkan, kita bagikan kepada para pemulung, tukang becak, pemungut sampah, dan pekerja serabutan yang kita temui di jalan-jalan. Para penerima nasi bungkus merespon dengan sangat bagus. Tak hanya mengucapkan terima kasih, mereka juga mendoakan kami dengan doa yang panjang,” kata Dwi Pujiyanto.
Lebih lanjut, Dwi Pujiyanto juga menjelaskan pembagian nasi bungkus gratis ini sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama yang dilaksanakan rutin setiap bulan.  Ia mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi memberikan bantuan dananya sehingga kegiatan bisa berjalan sukses. Semoga ke depan para donatur bisa terus bekerjasama dalam kegiatan yang bermanfaat dan positif ini.
Share:

Rabu, 31 Januari 2018

Rumah Zakat Galakkan Olahraga

Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Dwi Pujiyanto bersama remaja bersiap bermain basket
Salatiga-Sebagai realisasi program senyum sehat dan pembinaan remaja, Rumah Zakat ajak remaja di wilayah kelurahan Dukuh bermain bola basket di lapangan SMK N 2 Salatiga, Ahad (28/1/2018).  Hal ini dimaksudkan agar tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan untuk mengisi waktu libur para remaja dengan kegiatan yang positif.

Relawan Inspirasi Rumah Zakat Desa Berdaya Kelurahan Dukuh, Dwi Pujiyanto, mengatakan banyak potensi yang perlu digali dari para remaja khususnya dalam bidang olahraga. Apalagi Kota Salatiga merupakan kota olahraga, terutama dalam bidang atletik.

“Saya yakin banyak potensi yang belum tergali dari para remaja di Kota Salatiga dalam bidang olahraga,” kata Dwi Pujiyanto


Selain itu juga untuk memasyarakatkan berbagai permainan olahraga yang pada zaman ini banyak ditinggalkan oleh kalangan remaja karena mereka mulai asyik bermain playstation, gawai, dan internet. Harapannya gerakkan untuk berolahraga ini bisa mengantisipasi dari dampak-dampak negative dari kemajuan teknologi.


Share:

Selasa, 02 Januari 2018

Berbagi Prinsip Pribadi Yang Penuh Arti

Berbagi prinsip pribadi yang penuh arti
www.rumahzakat.org
#ImSharing
#ImHappy
#CarakuBerbagi
#RelawanInspirasi

Share:

Berbagi Berarti Mensyukuri Pemberian Illahi Rabbi

Berbagi berarti mensyukuri pemberian Illahi Rabbi
www.rumahzakat.org
#ImSharing
#ImHappy
#CarakuBerbagi

Share:

Kang Dwi I Inspirasi Indonesia

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini