• Inspirasi Manfaat

    Sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain

  • Inspirasi BAIK

    Menjadi BAIK bertindak (Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif)

  • Inspirasi Berdaya

    Mendorong dalam percepatan menuju perbaikan yang jauh lebih baik

  • Inspirasi Membangun

    Menjadi pribadi yang menebarkan kebaikan-kebaikan di tengah masyarakat

  • Inspirasi Mandiri

    Bermodal kemandirian untuk menggapai sukses di masa yang akan datang

Rabu, 08 Juli 2020

Kambing Bantuan dari Rumah Zakat Beranak, Trimo: Ini Berkah di Tengah Wabah

Trimo Wahyudi, penerima bantuan ternak kambing dari Rumah Zakat menggendong dua anak kambing yang baru saja lahir, Selasa (7/7/2020) di kandangnya di Warak, Dukuh, Sidomukti, Kota Salatiga.
Salatiga-Selasa kemarin (7/7/2020) menjadi berkah tersendiri bagi Trimo Wahyudi, Penerima Bantuan Kambing dari Rumah Zakat. Pasalnya kambing yang ia terima bulan Februari 2020 lalu, kemarin beranak dua ekor.

Trimo Wahyudi mengatakan bersyukur kambingnya beranak dua. Baginya ini merupakan berkah di tengah wabah. Ia sangat berterima kasih kepada Fasilitator Rumah Zakat yang memberikan bantuan dan mendampingi secara intensif.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kambing bantuan dari Rumah Zakat beranak dua. Ini betul-betul berkah dari Allah SWT di tengah wabah Covid-19 yang belum usai. Sekali lagi terima kasih kepada Ustadz Dwi yang secara intensif memberikan pembinaan kepada kami," kata Trimo Wahyudi.

Hal yang sama dirasakan oleh Fasilitator Rumah Zakat, Dwi Pujiyanto. Ia juga sangat senang ketika kemarin mendapatkan pesan WhatsApp dari Trimo Wahyudi menginformasikan bahwa kambingnya beranak. Ia mendoakan semoga ke depan semakin bertambah dan berkembang sehingga semakin bermanfaat.

"Pagi menjelang siang saya mendapatkan pesan WhatsApp dari Pak Trimo yang mengabarkan kambingnya beranak. Saya ikut senang. Semoga ke depan bantuan ternak dari Rumah Zakat semakin berkembang dan lebih dirasakan manfaatnya," kata Dwi Pujiyanto.
Share:

Kamis, 02 Juli 2020

Selamat Milad ke-22 Rumah Zakat

Dwi Pujiyanto, Relawan Inspirasi Rumah Zakat Desa Berdaya Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga
Usianya sudah menginjak 22 tahun, padahal start dari 0 tahun dengan misi membantu ummat. Bermula dari majelis taklim yang mempunyai kepedulian untuk jamaah dan tetangga yang papa membutuhkan uluran tangan di tengah krisis 1998. Kini, Rumah Zakat sudah tersebar seluruh nusantara dan bahkan sudah menebarkan kebaikan ke lebih dari 32 negara di dunia. Kalau mulai 0 tahun start sudah menebar kebaikan, maka berapa panjang rangkaian kebaikan itu bila diulur hingga 22 tahun di tahun ini. Fantastik!
Saya saja yang baru 3 tahun bergabung di Rumah Zakat menjadi Relawan Inspirasi Rumah Zakat dan mendapatkan amanah membina di Desa Berdaya Dukuh sangat bisa merasakan. Mulai dari mengajarkan ibu-ibu lansia belajar mengenal huruf hijaiyah, mengejanya, dan sekarang sudah bisa membacanya meskipun masih terbata-bata belum mahir seperti Muzamil Hasballah. Namun, yakin mereka mendapatkan dua pahala sebagaimana yang Rasul sabdakan.
Tidak hanya itu, kami bisa masuk masjid ke masjid untuk berbagi untaian hikmah dan ilmu agama kepada masyarakat. Dan mereka sangat menyambut itu dengan baik. Perasaan itu semakin dahsyat, ketika menyaksikan masyarakat berubah menjadi lebih baik seperti tanah gersang yang kemudian mendapatkan tetesan-tetesan air sejuk yang menyejukkan. Hati menjadi nyess, hampir merasa tidak percaya. Ya, Allah ternyata diri ini bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Rangkaian doa yang tulus tidak menunggu lama selalu lepas dengan ikhlas dari masyarakat penerima manfaat.
Begitulah sedikit atau bahkan sebagian debu kemanfaatan yang saya rasakan bergabung dengan Rumah Zakat. Mungkin setiap orang bisa membentuk lembaga atau bergabung dengan lembaga. Namun, tidak semua lembaga yang mereka bentuk atau mereka bergabung di dalamnya mempunyai visi misi menolong, membantu, memberikan solusi, menjembatani, dan memberdayakan orang lain. Mungkin hanya sekadar hobi bahkan malah hura-hura di sana-sini, naudzubillah. Tapi bergabung di lembaga Rumah Zakat dihadapkan dengan ladang kebaikan yang luas seluas samudra lepas. Setiap bangun dari tidur malam, pikiran melayang untuk menyelesaikan agenda-agenda kebaikan yang terjadwal. Maka tak ayal bila tembok rumahnya bertuliskan jadwal pembinaan, majelis taklim, kunjungan, penyaluran, dan silaturrahim ke penerima manfaat/masyarakat. Pasti semua Relawan seperti saya merasakan hal itu.
Di usinya yang ke-22 ini, dengan tulus saya sangat berterima kasih dipanggil dan diizinkan bergabung di Rumah Zakat. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para donatur, sobat relawan lainnya yang saling memotivasi serta menginspirai, para penerima manfaat dengan ketulusan doa-doanya, dan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada kami. Satu kebaikan yang mengalir akan terus mengalirkan kran-kran kebaikan yang lain. Semoga Allah senantiasa membukakan pintu-pintu kebaikan dan keberkahan-Nya kepada kita semua. Aamiin Yaa Rabbal'alamin...
Share:

Senin, 29 Juni 2020

Semangat Budidaya Ubi Madu Meskipun Hadapi Kemarau

Relawan Rumah Zakat, Dwi Pujiyanto bersama petani menanam ubi madu di lahan yang telah disiapkan sebelumnya, Senin Sore (29/6) di Warak, Dukuh, Sidomukti, Salatiga

Salatiga-Petani binaan Rumah Zakat mengembangkan budidaya ubi madu di Dusun Warak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Senin sore (29/6), petani yang mendapatkan bantuan dana dari Rumah Zakat ini mulai menanam 500an bibit ubi madu di lahan miliknya.

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat yang turun langsung menyalurkan bantuan dan memberikan pembinaan mengatakan bahwa bantuan ini sebagai usaha untuk memberdayakan petani menghadapi dampak Covid-19. Bantuan yang diberikan berupa biaya untuk pengadaan bibit, pupuk, dan pengolahan lahan siap tanam.

“Bantuan ini sebagai pemberdayaan bagi petani lokal sekaligus untuk menyiapkan ketahanan pangan menghadapai pandemi Covid-19. Ubi madu bisa menjadi salah satu cadangan makanan pilihan sebagai pengganti beras. Selain itu, ubi madu juga bisa diolah menjadi berbagai makanan,” kata Dwi Pujiyanto.

Trimo Wahyudi, salah satu penerima manfaat ini mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan bantuan. Kondisi pandemi dan permulaan musim kemarau seperti sekarang ini, biasanya para petani kehilangan motivasi. Tapi dengan adanya bantuan dari Rumah Zakat ini membuat harapan baru bagi para petani di Salatiga.

“Terima kasih kepada Rumah Zakat yang memberikan bantuan untuk budidaya ubi madu ini. Bantuan ini menjadi harapan baru dan membangun optimisme para petani meskipun menghadapi permulaan musim kemarau. Biasanya musim seperti ini para petani mulai lesu, namun dengan hadirnya Rumah Zakat, kami menjadi semangat,” kata Trimo Wahyudi.

Share:

Rabu, 17 Juni 2020

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, Rumah Zakat Berikan Bantuan Penuh Petani Ubi Madu

Trimo Wahyudi (54) warga Dusun Warak RT 04 RW 06 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga menerima bantuan untuk budidaya ubi madu secara simbolis dari Rumah Zakat, Rabu (17/6).

Salatiga-Untuk menjaga kebutuhan pangan di masa Pandemi Covid-19, Rabu (17/6) Rumah Zakat memberikan bantuan untuk petani ubi madu di Kelurahan Dukuh, Kota Salatiga. Bantuan diterima oleh Trimo Wahyudi (54) dan Rusmantoro (46) warga Warak RW 06. Mereka menerima bantuan penuh mulai dari biaya pengadaan bibit, pemeliharaan dan perawatan, dan pupuk.

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat Desa Berdaya Dukuh mengatakan bahwa bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Rumah Zakat dalam menjaga kebutuhan pangan di Kota Salatiga. Dampak penyebaran Covid-19 yang belum bisa diprediksi kapan berakhirnya, menuntut masyarakat untuk mempersiapkan ketersediaan pangan sehingga bisa bertahan menghadapi virus corona ini.

“Program bantuan ketahanan pangan dari Rumah Zakat ini sebagai upaya antisipasi terhadap dampak yang berkepanjangan akibat penyebaran Covid-19. Dengan ini penerima manfaat akan mempunyai stok ketersediaan pangan dalam menghadapi Covid-19 sehingga bisa bertahan hidup,” kata Dwi Pujiyanto.

Rusmantoro menerima bantuan budidaya ubi madu secara simbolis dari Relawan Rumah Zakat, Dwi Pujiyanto
Rusmantoro, salah satu penerima manfaat merasa sangat bersyukur menerima program bantuan budidaya ubi madu ini. Selama ini kebun miliknya belum tergarap secara maksimal. Dengan adanya bantuan ini ia akan segera mempersiapkan lahan dan berharap usaha ini bisa sukses.

“Terima kasih kepada Rumah Zakat yang memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Saya akan segera mempersiapkan lahan kebun saya untuk ditanami ubi madu. Selama ini kebun belum tergarap maksimal karena kekurangan modal. Sekali lagi terima kasih kepada Rumah Zakat. Semoga program ini bisa berjalan sukses,” kata Rusmantoro.

Share:

Sabtu, 23 Mei 2020

Relawan Rumah Zakat Salurkan 35 Paket Beras Zakat Fitrah

SALURKAN ZAKAT FITRAH: Relawan Rumah Zakat menyalurkan 5 kg beras zakat fitrah kepada Rukiah (77) yang tinggal di RT 04 RW 06 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (22/5)

Salatiga-Relawan Rumah Zakat Kota Salatiga, Dwi Pujiyanto, Jumat (22/5) menyalurkan 35 paket zakat fitrah kepada para mustahik di Warak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Paket zakat fitrah berupa 5 kg beras ini yang bersumber dari Pengguna Tokopedia.

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat mengatakan bahwa para mustahik yang menerima zakat fitrah ini didominasi golongan lanjut usia dan para janda. Kami menyalurkan kepada warga di wilayah RW 06 dan 09 Kelurahan Dukuh. Penyaluran ini langsung door to door berkunjung ke rumah para penerima manfaat.

“Kami menyalurkan beras zakat fitrah ini kepada 35 warga di RW 06 dan 09 Kelurahan Dukuh. Rata-rata yang menerima merupakan ibu-ibu lansia dan para janda. Penyaluran ini kami lakukan dengan door to door langsung ke rumah warga. Semoga yang tidak seberapa ini bisa membantu dan bermanfaat,” ujar Dwi Pujiyanto.

Rukiah (77), salah satu penerima manfaat mengungkapkan kegembiraannya mendapatkan beras zakat fitrah ini. Tak henti-henti, ia mendoakan Relawan Rumah Zakat yang menyalurkan beras tersebut.

“Terima kasih, ya Mas Dwi telah berkenan memberikan beras kepada saya. Saya doakan panjang umur, mendapat rizki yang banyak dan barokah. Sekali lagi saya ucapkan banyak-banyak terima kasih. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk saya yang sudah tua renta ini,” kata Rukiah yang tinggal di RT 04 RW 06 Kelurahan Dukuh.

Share:

Sabtu, 16 Mei 2020

Pembagian Zonasi PPDB 2020/2021 SMA di Provinsi Jawa Tengah

Logo Provinsi Jawa Tengah
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2020/2021 akan berlangsung pada masa wabah pendemi covid-19. Seperti tahun sebelumnya, PPDB akan dilaksanakan secara online. Berikut yang disampaikan oleh Bapak Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah di laman SIAP PPDB:

"Saya pastikan, Jateng akan terus memberikan layanan penyelenggaraan PPDB online sebaik-baiknya. Namun demikian, masyarakat pun hendaknya juga dapat ikut mendukung keberhasilan penyelenggaraan PPDB tersebut sebagai bentuk partisipasi untuk kemajuan pendidikan di Jawa tengah.
"Terima kasih" saya sampaikan atas peran aktif masyarakat membantu memajukan mutu pendidikan di Jateng selama ini."
Untuk informasi Pembagian Zona PPDB SMA Kabupaten Kota di Provinsi Jawa Tengah bisa dilihat di lampiran di bawah ini.

Silakan download di sini.
Download Free png Download Download Now Button Free PNG photo ...
Semoga bermanfaat!
Share:

Sabtu, 09 Mei 2020

Pas Foto Ijazah Tahun 2020 SMPIT Izzatul Islam Getasan

SMPIT IZZATUL ISLAM GETASAN

Hi, anak-anak...
Berikut ini saya lampirkan file pas foto UN/Ijazah Tahun 2020.

File foto bisa di download di link ini

Download Free png Download Now Button PNG Free Download | PNG Mart ...
Share:

Kang Dwi I Inspirasi Indonesia

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini