• Inspirasi Manfaat

    Sebaik-baik kamu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain

  • Inspirasi BAIK

    Menjadi BAIK bertindak (Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif)

  • Inspirasi Berdaya

    Mendorong dalam percepatan menuju perbaikan yang jauh lebih baik

  • Inspirasi Membangun

    Menjadi pribadi yang menebarkan kebaikan-kebaikan di tengah masyarakat

  • Inspirasi Mandiri

    Bermodal kemandirian untuk menggapai sukses di masa yang akan datang

Jumat, 15 Oktober 2021

Perkuat Aksi Pemberdayaan, Rumah Zakat Gelar Upgrading bagi Relawan Rumah Zakat

Para Relawan Rumah Zakat menyimak paparan dari Habib Novan S, Tim Monev Yayasan Desa Berdaya dalam Kopdar Relawan Inpirasi Rumah Zakat di Rumah Dinas Wakil Walikota Salatiga.

Salatiga-Rumah Zakat mengumpulkan puluhan Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Rabu (13/10) di Rumah Dinas Wakil Walikota Salatiga dalam rangka upgrading aksi pemberdayaan di masyarakat. Relawan Inspirasi merupakan relawan Rumah Zakat yang ditempatkan di desa atau kelurahan dalam program Desa Berdaya.


Program Desa Berdaya merupakan program pemberdayaan masyarakat yang meliputi pemberdayaan di bidang religiusitas, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta lingkungan. 


Hadir dalam kesempatan ini, Habib Novan dan Abdul Hadi dari Yayasan Desa Berdaya Pusat. Selain itu dari Rumah Zakat Cabang Semarang juga turut hadir, yaitu Andriyan dan Ucu.


Habib Novan dalam paparannya menyampaikan tentang penguatan aksi pemberdayaan yang harus dilakukan oleh para relawan. Menurutnya, setiap relawan harus terus meningkatkan kapasitasnya agar semakin memberikan dampak pemberdayaan yang positif kepada masyarakat.


"Kita bersyukur kali ini bisa kopdar secara offline. Saya berharap pertemuan kita kali ini semakin menguatkan ruh pemberdayaan kita kepada masyarakat. Ayo, terus berinovasi dan bersungguh-sungguh meningkatkan kapasitas diri agar masyarakat yang kita bina semakin berdaya," kata Habib Novan.


Andriyan, perwakilan dari Rumah Zakat Cabang Semarang meminta kepada relawan Rumah Zakat untuk menyebarkan kebaikan kepada masyarakat dan membantu funding. Menurutnya, potensi zakat di Jawa Tengah sangat besar dan belum terserap secara optimal. Beliau juga meminta kepada para relawan untuk semakin tertib dalam pelaporan program yang dijalankan di desanya.


"Terima kasih kepada para relawan yang terus melaksanakan program pemberdayaan di desa berdaya. Karena relawan Rumah Zakat merupakan bagian tak terpisahkan dari Rumah Zakat maka kami juga meminta teman-teman dalam funding potensi zakat di Jawa Tengah. Potensinya besar dan belum optimal. Satu lagi, tolong teman-teman semakin tertib dalam pelaporan," kata Andriyan.


Budi Kaswari, salah satu Relawan Inspirasi Rumah Zakat yang bertugas di Kelurahan Kauman Kidul mengaku bersyukur karena upgrading secara offline ini sangat bermanfaat. Pertemuan secara tatap muka langsung sebagai sarana untuk saling memotivasi antar relawan. Selain itu juga menjadi ajang melepas kangen setelah lama tidak bertemu secara langsung.


"Alhamdulillah, kami senang dengan program pertemuan secara langsung seperti ini. Pertemuan ini memberikan motivasi kepada kami untuk terus menjadi pemberdaya yang baik. Selain itu, hari ini juga sebagai momentum untuk kangen-kangenan," kata Budi Kaswari.

Share:

Jumat, 11 Juni 2021

Usai Subuh Berjamaah, Jagal Mumtaza Aqiqah Binaan Rumah Zakat Sembelih Kambing Aqiqah

SEMBELIH: Jagal Mumtaza Aqiqah bersiap menyembelih hewan aqiqah.

Salatiga-Minggu (30/5), Mumtaza Aqiqah unit usaha layanan aqiqah siap saji dari BUMMas Warak Berdaya binaan Rumah Zakat mendapatkan pesanan aqiqah. Usai mengikuti Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) di Masjid Al-Ikhlas Warak, Trimo, jagal Mumtaza Aqiqah langsung mengeksekusi kambing jantan pesanan dari konsumen di RPH komplek kandang BUMMas Warak Berdaya.

Trimo Wahyudi, selaku jagal dan pengelola kandang mengatakan bahwa penyembelihan dilaksanakan pagi hari dikarenakan bagi-bagi waktu dengan kegiatan lain. Sebagai bentuk dari pelayanan terbaik kepada konsumen usaha yang dijalankan harus bisa profesional.

"Iya, kita sembelih pagi-pagi sekali ini. Bagi-bagi waktu ada kegiatan yang lain yang harus diikuti juga. InsyaAllah kami siap setiap saat melayani para konsumen. Karena itu sudah menjadi tagline kami," kata Trimo Wahyudi.

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat yang mendampingi mengatakan meskipun belum banyak, rata-rata setiap bulan ada yang memesan kambing atau domba aqiqah setiap saji. Untuk menyasar masyarakat bawah hingga menengah, Mumtaza Aqiqah mematok harga aqiqah siap saji mulai dari Rp1,6 juta.

"Alhamdulillah, meskipun belum banyak, rata-rata setiap bulan sudah ada pesanan aqiqah siap saji dari para konsumen. Harga yang kami tawarkan mulai dari 1,6 juta rupiah. Para konsumen tidak perlu repot, pesanan sudah diantar sampai rumah dan tentunya free ongkir," kata Dwi Pujiyanto.

Share:

KOPDAR ASPAQIN JATENG DI MAGELANG

KOPDAR ASPAQIN: Usai mengikuti success story usaha aqiqah, para peserta Kopdar Asosiasi Pengusaha Aqiqah Indonesia (Aspaqin) Jateng berpose bersama di Waroeng Wedhus, Candimulyo, Kabupaten Magelang, Senin (8/6/2021).

Magelang-Dwi Pujiyanto (33), selalu Relawan Rumah Zakat sekaligus pembina BUMMas Warak Berdaya mengikuti agenda kopdar member Asosiasi Pengusaha Aqiqah Indonesia (Aspaqin) Jateng, Senin (8/6). Kegiatan ini bertempat di Rumah Makan Warung Wedhus Candimulyo, Kabupaten Magelang, milik member Aspaqin Jateng, Shohib (31).

Hadir memompa motivasi untuk meningkatkan omset bisnis, Muhammad Rian dari Aqiqah 86 Ciputat, Tangerang. Pengusaha muda yang menekuni usaha aqiqah bersama dua temannya ini sudah menyembelih seribuan ekor per bulan. Ia menceritakan bahwa sehari bisa mencapai 30-60 titik pengiriman. Ia berbagi tips agar usaha aqiqah bisa sukses. Setidaknya ada tiga hal yang harus diperhatikan, yaitu branding, marketing, dan selling.

"Kunci sukses dalam usaha aqiqah yang kami terapkan bersama tim kami yaitu branding, marketing, dan selling. Lebih-lebih di era revolusi industri 4.0 ini, kita harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Di kami sudah pakai sistem manajemen yang baik dan menggunakan aplikasi," kata Rian CEO Aqiqah 86.

Narasumber kedua juga tidak kalah hebat, yaitu Muhammad Farij, owner Al-Kautsar Aqiqah yang juga Ketua Aspaqin DIY. Menurutnya, banyak keutamaan yang kita dapatkan dari usaha aqiqah. Selain bernilai bisnis juga sarat akan pahala. Karena aqiqah merupakan ibadah dalam agama Islam. Dengan aqiqah bisa memberikan layanan kepada ummat.

"Aqiqah ini bisnis yang double keuntungan. Tidak hanya keuntungan dunia tapi juga keuntungan akhirat. Karena aqiqah ini bentuk ibadah bagi kaum muslimin," kata Farij.

Dwi Pujiyanto, Relawan Rumah Zakat yang merintis usaha aqiqah merasa mendapatkan suntikan ilmu dan motivasi yang luar biasa. Dengan berkumpul dengan para pebisnis aqiqah bisa sebagai sarana sharing dan menimba ilmu.

"Alhamdulillah, sangat bersyukur bisa mengikuti acara kopdar ini. Bertemu dan sharing bersama para pengusaha muda yang sudah sukses luar biasa. Semoga ilmu yang didapatkan bisa kita praktikkan di Mumtaza Aqiqah di Salatiga," kata Dwi Pujiyanto.

Share:

KHUTBAH JUMAT: ORANG-ORANG YANG ALLAH KEHENDAKI KEBAIKAN

 

Khutbah Jumat

Assalamu'alaikum wrwb

Berikut ini kami lampirkan file naskah Khutbah Jumat dari IKADI DIY dengan Judul Orang-orang yang Allah Kehendaki Kebaikan yang ditulis oleh Ust. Mochammad Arief Makruf, S.Si (Bidang Humas dan Media, PW IKADI DIY). 

Silakan didownload di sini.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum wrwb

Share:

Kamis, 04 Maret 2021

KISI-KISI PENILAIAN TENGAH SEMESTER (PTS) GENAP SMPIT IZZATUL ISLAM GETASAN TAHUN 2020/2021

 


Assalamu'alaikum wrwb

Berikut saya lampirkan file KISI-KISI PTS GENAP SMPIT IZZATUL ISLAM GETASAN.

Silakan didownload klik DOWNLOAD atau DOWNLOAD.

Kisi-kisi sudah sangat detail dari nomor ke nomor, silakan dipelajari dengan sebaik-baiknya. Semoga mendapatkan hasil yang terbaik.

Jangan lupa tinggalkan komen di kolom komentar.

Terima kasih

Wassalamu'alaikum wrwb.


Share:

Jumat, 18 Desember 2020

Sosialisasikan Kesetiakawanan Sosial, Ida Nurul Farida Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian di Era Pandemi

Ida Nurul Farida, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah saat menyampaikan Penyuluhan Kesetiakawanan Sosial di hadapan perangkat desa Butuh, Ketua RW, dan Ketua RT, Kamis (17/12) di Komplek Ponpes Sabilul Khoirot Tengaran.

Tengaran-Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Penyuluhan Sosialisasi dalam rangka Peningkatan Kualitas Tanggungjawab dan Kesetiakawanan Sosial, Kamis (17/12) di Aula Zainal Mahmud Center, Komplek Ponpes Sabilul Khoirot Tengaran. Selaku narasumber yaitu Ida Nurul Farida, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Sri Sunarringsih Rismonowati dari Dinas Sosial Kabupaten Semarang. 


Dalam paparannya di hadapan Perangkat Desa Butuh, Ketua RW, dan Ketua RT, Ida Nurul Farida mengajak untuk menjaga semangat gotong royong dan saling membantu di antara warga. Lebih-lebih jika ada warga yang harus menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19 atau kontak erat dengan warga terpapar. 


"Kami mengajak kepada bapak-ibu pemangku wilayah untuk mengajak masyarakat agar saling tolong-menolongdi era Pandemi Covid-19 ini. Dengan semangat gotong royong InsyaAllah kita bisa melewati Pandemi Covid-19 ini dengan baik. Mari terus jaga imunitas dan disiplin protokol kesehatan," kata Ida Nurul Farida.


Sedangkan, Sri Sunarringsih Rismonowati dari Dinas Sosial Kabupaten Semarang berpesan kepada peserta untuk mengusulkan warga yang miskin yang tinggal di wilayahnya agar mendapatkan bantuan. Karena kalau tidak diusulkan, mustahil bisa dapat. Ia juga berpesan kepada Ketua RT untuk tidak deskriminasi dalam pengusulan. Semua warga yang layak diusulkan untuk diusulkan melalui operator desa.


"Saya sering turun langsung ke masyarakat sehingga tahu permasalahan di masyarakat. Silakan kalau ada warga di sekitar Bapak-Ibu yang benar-benar membutuhkan diusulkan saja lewat saya. Misal ada yang butuh alat pendengaran, kursi roda, silakan diusulkan, InsyaAllah akan kami programkan. Juga kepada pak RT, pak RW, Pak Lurah untuk tidak deskriminasi kepada warga dalam pengusulan bantuan. Mohon semua yang membutuhkan diusulkan," kata Wati panggilan akrab Sri Sunarringsih Rismonowati, Bidang Pemberdayaan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Semarang.


Acara ini juga dihadiri dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah juga Muh. Haris, Wakil Walikota Salatiga yang juga istri dari Ida Nurul Farida. Setelah paparan materi dilanjutkan dengan tanya jawab. Karena masa Pandemi Covid-19, para peserta yang hadir menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan saat mengikuti kegiatan tersebut.

Share:

Selasa, 15 Desember 2020

Soal Remidi Bahasa Inggris

 Berikut Soal Remidi







Share:

Kang Dwi I Inspirasi Indonesia

Diberdayakan oleh Blogger.

Perkuat Aksi Pemberdayaan, Rumah Zakat Gelar Upgrading bagi Relawan Rumah Zakat

Para Relawan Rumah Zakat menyimak paparan dari Habib Novan S, Tim Monev Yayasan Desa Berdaya dalam Kopdar Relawan Inpirasi Rumah Zakat di Ru...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini